Category: English Version

  • Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Bekasi

    Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Bekasi

     19 September 2026 – 14:15 WIB

    Jakarta. Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang digelar di 154 desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 20 September 2026.

    Pengamanan disiapkan melalui jajaran Polres Metro Bekasi bersama unsur terkait. Pola pengamanan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah guna menjaga seluruh tahapan Pilkades tetap aman dan tertib.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan itu dilakukan melalui jajaran Polres Metro Bekasi bersama unsur terkait, dengan skema pengamanan yang disesuaikan berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

    “Kami mengajak seluruh pihak menunjukkan sikap siap menang dan siap kalah, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu perselisihan,” kata Budi di Jakarta, Jumat (18/09/2026).

    Budi juga mengimbau para calon, pendukung, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan serta tidak melakukan provokasi, intimidasi, maupun ancaman yang dapat mengganggu jalannya Pilkades.

    “Apabila terjadi keberatan atau sengketa selama proses Pilkades, penyelesaiannya ditempuh melalui mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Budi.
    Selain mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, kepolisian turut mewaspadai praktik perjudian atau botoh yang berpotensi muncul dalam kontestasi pemilihan kepala desa.

    Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi disiagakan untuk melakukan penindakan apabila ditemukan adanya indikasi tindak pidana perjudian.

    Budi menegaskan personel yang diterjunkan di lapangan diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pelaksanaan pengamanan.

    “Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan tertib,” tutur Budi.

  • Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Wilayah Muara Enim

    Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Muara Enim

    Tribratanews.polri.go.id –MUARA ENIM — Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim terus mengedepankan langkah preemtif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya dilakukan melalui program SULING (Subuh Keliling) Polsek Lawang Kidul dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat usai Salat Subuh di Masjid At-Taqwa BTN Keban Agung, Dusun IV, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Minggu (13/9/2026).

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dan jemaah masjid. Personel Polsek Lawang Kidul mengajak masyarakat berperan aktif mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan berdampak lebih luas terhadap lingkungan.

    Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K. mengatakan, pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara untuk memperkuat kesadaran bersama dalam pencegahan Karhutla. Data pejabat jajaran Polda Sumsel mencantumkan Hendri Syaputra sebagai Kapolres Muara Enim.

    “Pencegahan Karhutla harus dilakukan bersama-sama. Melalui Subuh Keliling, personel tidak hanya bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menyampaikan secara langsung pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar,” ujar Hendri.

    Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan di sekitarnya. Karena itu, ia mengajak masyarakat segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan maupun potensi kebakaran.

    “Kami mengharapkan masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Apabila melihat adanya pembakaran lahan atau potensi Karhutla, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat atau melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

    Selain pencegahan Karhutla, personel juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, antara lain menghidupkan semangat warga jaga warga, meningkatkan kegiatan siskamling, serta mewaspadai tindak pidana 3C khususnya pencurian kendaraan bermotor. Warga diimbau menggunakan kunci tambahan dan menempatkan kendaraan di lokasi yang aman.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa edukasi pencegahan Karhutla akan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    “Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui patroli di wilayah rawan, tetapi juga melalui edukasi yang terus diperkuat. Subuh Keliling menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

    Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polda Sumsel berharap kesadaran masyarakat untuk mencegah Karhutla semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan warga dalam menjaga lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

  • 17.800 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Persija Vs Persib di GBK Besok

    17.800 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Persija Vs Persib di GBK Besok


    Jakarta – Sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), besok (12/9). Pengamanan ini melibatkan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, serta unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
    Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan personel gabungan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama pertandingan berlangsung.

    “Dalam kegiatan pengamanan pertandingan antara Persija melawan Persib, jajaran Polda Metro bersama Kodam Jaya dan unsur dari Pemprov DKI melaksanakan kegiatan pengamanan dengan jumlah 17.800 personel,” kata Dekananto dalam Apel Siaga Jakarta bersama The Jakmania di kawasan GBK, Jumat (11/9/2026).

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Baca juga:
    Pramono Ingatkan Jakmania Tak Bawa Rivalitas Persija-Persib ke Media Sosial
    Selain pengamanan di sekitar lokasi pertandingan, polisi menyiapkan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan. Penyekatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persib ke Jakarta.

    “Kami juga bekerja sama dengan Polda Jabar dan Polda Banten untuk melakukan kegiatan penyekatan sebagai bentuk preventif atau antisipasi,” ujarnya.

    Dekananto menyebut ada tiga wilayah yang menjadi titik penyekatan, yakni Tangerang Kota, Karawang, dan Bogor. Ketiga wilayah tersebut berada di jalur perbatasan yang menjadi akses utama menuju Jakarta.

    “Untuk lokasi penyekatan ada di wilayah Tangerang Kota karena berbatasan dengan Banten. Kemudian ada di wilayah Karawang yang berbatasan dengan Bekasi, serta Bogor yang berbatasan dengan Depok. Di lokasi-lokasi itulah kami lakukan penyekatan,” jelasnya.

    Ia menambahkan pengamanan ini mengacu pada izin keramaian yang diterbitkan Mabes Polri atas rekomendasi Polda Metro Jaya. Dalam pertandingan ini, suporter Persib dilarang hadir langsung di SUGBK.

    “Sesuai dengan regulasi FIFA, dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK,” tegasnya.

    Kebijakan serupa, lanjut dia, juga akan diterapkan saat Persija bertanding di Bandung. Suporter Persija bakal dilarang hadir apabila laga digelar di wilayah tersebut.

    “Demikian juga nanti kalau bertanding di Bandung, kami juga akan melarang teman-teman Jakmania untuk hadir ke Bandung,” ucapnya.

    Dekananto mengapresiasi komitmen The Jakmania untuk menjaga ketertiban. Ia berharap suporter dapat bersikap tertib sebelum, saat, maupun setelah pertandingan usai.

    “Kami yakin dengan komitmen yang sudah dibuat oleh teman-teman Jakmania, bahwa teman-teman Jakmania berjanji akan tertib dalam pelaksanaan pertandingan itu, baik sebelum pertandingan, pada saat pertandingan, maupun setelah pertandingan selesai,” tuturnya.