Category: Edukasi

  • 24/7 Nyago Bumi Sriwijaya, Polda Sumsel Masifkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

    24/7 Nyago Bumi Sriwijaya, Polda Sumsel Masifkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla


    Jakarta – Polda Sumatera Selatan terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli, imbauan, dan sosialisasi kepada masyarakat di berbagai wilayah rawan, Senin (14/9).
    Dalam kegiatan mitigasi karhutla yang dilaksanakan pada hari yang sama, jajaran Polda Sumsel mencatat sebanyak 374 kegiatan, terdiri atas 189 patroli, 99 kegiatan imbauan, dan 86 kegiatan sosialisasi.

    Patroli dilaksanakan untuk memantau kawasan yang memiliki potensi karhutla sekaligus mendeteksi sedini mungkin munculnya titik api. Sementara itu, kegiatan imbauan dan sosialisasi diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta bersama-sama menjaga lingkungan.

    Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari strategi Polda Sumsel dalam menangani karhutla secara menyeluruh. Penanganan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi dimulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga peningkatan partisipasi masyarakat.

    Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan seluruh jajaran terus diarahkan untuk meningkatkan kegiatan mitigasi, khususnya pada daerah yang memiliki kerawanan karhutla.

    “Patroli, imbauan dan sosialisasi terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan. Personel di lapangan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla,” ujar Nandang dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2026).

    Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Karena itu, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta ikut memberikan informasi apabila menemukan potensi kebakaran di lingkungannya.

    Melalui semangat “24/7 Nyago Bumi Sriwijaya”, Polda Sumsel bersama seluruh jajaran berkomitmen terus hadir melakukan pencegahan, pengawasan, dan penanganan karhutla secara berkelanjutan guna menjaga keamanan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan di Sumatera Selatan

  • Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Muara Enim

    Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Muara Enim

    Tribratanews.polri.go.id –MUARA ENIM — Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim terus mengedepankan langkah preemtif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya dilakukan melalui program SULING (Subuh Keliling) Polsek Lawang Kidul dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat usai Salat Subuh di Masjid At-Taqwa BTN Keban Agung, Dusun IV, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Minggu (13/9/2026).

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dan jemaah masjid. Personel Polsek Lawang Kidul mengajak masyarakat berperan aktif mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan berdampak lebih luas terhadap lingkungan.

    Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K. mengatakan, pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara untuk memperkuat kesadaran bersama dalam pencegahan Karhutla. Data pejabat jajaran Polda Sumsel mencantumkan Hendri Syaputra sebagai Kapolres Muara Enim.

    “Pencegahan Karhutla harus dilakukan bersama-sama. Melalui Subuh Keliling, personel tidak hanya bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menyampaikan secara langsung pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar,” ujar Hendri.

    Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan di sekitarnya. Karena itu, ia mengajak masyarakat segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan maupun potensi kebakaran.

    “Kami mengharapkan masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Apabila melihat adanya pembakaran lahan atau potensi Karhutla, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat atau melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

    Selain pencegahan Karhutla, personel juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, antara lain menghidupkan semangat warga jaga warga, meningkatkan kegiatan siskamling, serta mewaspadai tindak pidana 3C khususnya pencurian kendaraan bermotor. Warga diimbau menggunakan kunci tambahan dan menempatkan kendaraan di lokasi yang aman.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa edukasi pencegahan Karhutla akan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    “Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui patroli di wilayah rawan, tetapi juga melalui edukasi yang terus diperkuat. Subuh Keliling menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

    Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polda Sumsel berharap kesadaran masyarakat untuk mencegah Karhutla semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan warga dalam menjaga lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

  • Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya Dalam Tangani Kasus Kerusuhan 27 Agustus

    Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya Dalam Tangani Kasus Kerusuhan 27 Agustus

    Sumber:metrotv

     Jakarta. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menangani dan mengungkap rangkaian kasus kerusuhan yang terjadi pada 27 Agustus 2026.

    Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Harian Kompolnas Arief Wicaksono Sudiutomo. Ia menilai penanganan perkara oleh Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Perempuan, Anak, dan Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO), dilakukan secara profesional.

    “Kami sampaikan dari Kompolnas, bahwa kami memberikan apresiasi atas apa yang sudah dicapai oleh Polda Metro Jaya, khususnya Dirkrimum dan Direktur PPA-PPO, dan tentunya akibat tangan dari Pak Kabid Humas, Pak Budi. Terima kasih,” kata Arief dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/09/2026).

    Kompolnas, kata Arief, terus mengikuti perkembangan penanganan perkara yang dilakukan Polda Metro Jaya sejak peristiwa tersebut terjadi.

    Ia menjelaskan, kerusuhan yang terjadi pada malam 27 Agustus 2026 merupakan peristiwa yang berbeda dengan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung pada siang harinya.

    Menurut Arief, salah satu perkembangan penting dalam penanganan perkara tersebut adalah pengungkapan pihak-pihak yang diduga menggerakkan dan mendanai massa.

    Pendanaan tersebut, menurutnya, diduga digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan massa yang digerakkan untuk mengikuti aksi.

    Kompolnas juga mengapresiasi langkah kepolisian dalam menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan Bambang Setiawan meninggal dunia.

    “Kita lihat slogan dari pada Polda Metro Jaya dalam hal ini adalah “Jaga Jakarta”, ini sudah dilaksanakan secara profesional, komprehensif, dengan ditangkapnya tiga orang tersangka,” ujar Arief.

    Arief menilai proses pengungkapan dan identifikasi para tersangka dilakukan melalui sejumlah metode serta melibatkan berbagai pihak dan ahli.

    Dalam proses penyelidikan, polisi turut menganalisis sejumlah barang bukti, termasuk tongkat pemukul dan batu yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

    Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) serta video yang beredar di media juga dianalisis untuk membantu mengidentifikasi para pelaku.

    Menurut Arief, langkah tersebut menunjukkan proses kerja kepolisian yang profesional dalam mengungkap perkara.

    Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi, terutama yang melibatkan anak-anak dalam aksi yang berujung kerusuhan akibat iming-iming uang.

    Karena itu, Arief mengimbau agar anak-anak tidak dilibatkan dalam kegiatan yang berpotensi mengarah pada tindakan anarkis dan kerusuhan.

    “Jadi, mudah-mudahan mereka lebih baik di rumah. Jangan sampai mereka turun ke jalan untuk bisa melaksanakan panggilannya, demo, tapi ternyata disuruh rusuh,” pungkas Arief.

  • Persija–Persib Berjalan Aman, Polda Metro Jaya: Terima Kasih Telah Bersama Menjaga Jakarta

    Persija–Persib Berjalan Aman, Polda Metro Jaya: Terima Kasih Telah Bersama Menjaga Jakarta

    Polda Metro Jaya mengucapkan selamat kepada Persija Jakarta atas hasil yang diraih dalam pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas pengamanan dari Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, panitia pelaksana, steward, The Jakmania, serta seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran pertandingan.

     

    View on Threads

     

     

    “Pertandingan berjalan aman dan tertib. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga pertandingan sekaligus menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Budi.

     

     

    Budi juga berterima kasih kepada tim Persib Bandung, Bobotoh dan para pendukungnya yang turut menjaga situasi tetap kondusif. Ia berharap suasana tertib tersebut terus terjaga hingga seluruh pemain dan suporter tiba di tempat masing-masing.

    “Kami mengimbau seluruh suporter untuk berhati-hati dalam perjalanan, tetap tertib dan saling menghormati. Selamat kembali ke rumah masing-masing. Mari kita jaga Jakarta tetap aman dan damai,” katanya.

    Sementara Panitia Pelaksana Persija mengapresiasi pengamanan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026), yang berlangsung aman dan lancar.

    Club Security Officer (CSO) Panpel Persija, Hiero Paath, mengatakan kelancaran laga tidak terlepas dari kerja bersama seluruh unsur pengamanan, mulai dari Polda Metro Jaya, petugas keamanan, hingga steward yang bertugas di stadion.

     

     

    “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh unsur pengamanan. Saya bangga pengamanan hari ini berjalan dengan aman, lancar, dan tidak ada kendala,” kata Hiero seusai pertandingan.

    Menurut Hiero, situasi yang tertib selama pertandingan menjadi hal penting bagi Persija untuk kembali mendapat kesempatan menggelar laga di Jakarta.

    “Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar ini, ke depan kami berharap kembali mendapat kesempatan untuk bermain di Jakarta,” ujarnya.

  • Polda Metro Gelar Doa Bersama untuk Rombongan Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

    Polda Metro Gelar Doa Bersama untuk Rombongan Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

    Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini belum ditemukan saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

    Kegiatan tersebut digelar setelah pelaksanaan salat Jumat di Musala Satya Haprabu, Polda Metro Jaya, Jumat (11/9/2026).

    Kegiatan diikuti jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama para jurnalis, khususnya yang tergabung dalam FWP PMJ.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto berharap, delapan orang yang belum ditemukan tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.

    “Kita sama-sama mendoakan semoga 8 orang di mana 5 di antaranya adalah rekan-rekan jurnalis, 3 awak kapal, semoga segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ucapnya.

    Harapan serupa disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin. Dia berharap, seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat.

    “Harapan kita semuanya, saudara-saudara kita yang saat ini belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan yang selamat dan sehat,” tutur Iman.

    Iman juga mendoakan keluarga para korban agar diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

    “Kemudian keluarganya juga diberikan kesabaran dan kekuatan di dalam menjalani cobaan dan musibah ini. Kita sama-sama berdoa supaya musibah yang dialami segera Allah berikan pertolongan bagi kita semuanya,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua FWP PMJ Achmad Faruk menyampaikan harapan yang sama. Dia berharap, para jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

    “Semoga teman-teman kita, sahabat kita, saudara kita yang sedang tugas meliput dapat kembali ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya.

  • Persija Kalahkan Persib, Polisi Puji Jakmania: Stadion GBK Aman dan Tertib

    Persija Kalahkan Persib, Polisi Puji Jakmania: Stadion GBK Aman dan Tertib

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

     

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan Persija Vs Persib, di Gelora Bung Karno (GBK) berjalan aman dan lancar.

    “Kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, lancar, sehingga proses pengamanan di GBK dalam pertandingan Persija melawan Persib berjalan tertib, damai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (12/9/2026).

    Budi menyebut, bahwa Polda Metro Jaya mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran pertandingan tersebut.

    Menurutnya, polisi sampai saat ini masih melakukan beberapa rangkaian demi memastikan semuanya berjalan aman. Di antaranya mengawal bubarnya penonton.

    “Dan kita masih berharap, kita masih, petugas pengamanan juga masih melakukan pengamanan, pengawalan sampai dengan masa cair,” ujar Budi.

    Menurut Budi, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergisitas yang baik seluruh stakeholder terkait.

    “Kami juga mengapresiasi kepada seluruh petugas pengamanan, baik itu dari TNI, Pemprov DKI, steward, dan semua yang terlibat termasuk dari pengawalan dari teman-teman Jakmania,” tutup Budi.

  • Polisi Apresiasi Jakmania, Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK dengan Aman dan Tertib

    Polisi Apresiasi Jakmania, Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK dengan Aman dan Tertib

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

     

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan Persija Vs Persib, di Gelora Bung Karno (GBK) berjalan aman dan lancar.

    “Kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, lancar, sehingga proses pengamanan di GBK dalam pertandingan Persija melawan Persib berjalan tertib, damai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (12/9/2026).

    Budi menyebut, bahwa Polda Metro Jaya mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran pertandingan tersebut.

    Menurutnya, polisi sampai saat ini masih melakukan beberapa rangkaian demi memastikan semuanya berjalan aman. Di antaranya mengawal bubarnya penonton.

    “Dan kita masih berharap, kita masih, petugas pengamanan juga masih melakukan pengamanan, pengawalan sampai dengan masa cair,” ujar Budi.

    Menurut Budi, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergisitas yang baik seluruh stakeholder terkait.

    “Kami juga mengapresiasi kepada seluruh petugas pengamanan, baik itu dari TNI, Pemprov DKI, steward, dan semua yang terlibat termasuk dari pengawalan dari teman-teman Jakmania,” tutup Budi.

  • The Jak dan Bobotoh Kumpul Bareng di Polrestro Bekasi Kota, Sepakat Jaga Persaudaraan

    The Jak dan Bobotoh Kumpul Bareng di Polrestro Bekasi Kota, Sepakat Jaga Persaudaraan

    Perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota


    Jakarta – Perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota. Pertemuan ini digelar menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), besok.
    Forum berlangsung hangat dan terbuka. Kedua suporter menyatukan semangat menyambut laga secara tertib dan sportif sekaligus menunjukkan perbedaan klub kebanggaan tidak menghalangi terjalinnya hubungan yang guyub.

    “Identitas sebagai suporter tidak semestinya menciptakan jarak. Justru melalui kecintaan kepada klub masing-masing. The Jakmania dan Bobotoh dapat memperlihatkan bahwa sepakbola memiliki kekuatan untuk mempertemukan dan mempersatukan,” ujar Kombes Putu Kholis Aryana, dalam keterangan yang diterima, Jumat (11/9/2026),

    Polisi Ajak Suporter Jaga Keamanan Jelang Persija Vs Persib di GBK
    Dialog tersebut menghasilkan komitmen untuk memperkuat komunikasi antarkoordinator, mencegah provokasi, dan meredam narasi yang berpotensi memicu ketegangan. Kedua komunitas juga sepakat mengedepankan informasi yang terverifikasi, khususnya dalam percakapan di media sosial.

    Aspek keselamatan turut menjadi perhatian, mulai dari pendataan anggota rombongan, kesesuaian kapasitas kendaraan, hingga koordinasi selama keberangkatan dan kepulangan. Seluruh pihak menyatakan kesediaan untuk menghormati ketentuan penyelenggara serta mengikuti arahan petugas demi kenyamanan masyarakat.

    “Kembalinya pertandingan Persija melawan Persib ke GBK setelah tujuh tahun merupakan momentum yang telah lama kita nantikan. Mari menyambutnya dengan kedewasaan dan menjadikannya perayaan sepak bola yang membanggakan. Beda warna, tetap satu Indonesia,” ucap Putu Kholis.

  • Kapolda Sumsel Ungkap Data Karhutla: 369 Hotspot, 31 Titik Api dan 214,6 Hektare Terbakar

    Kapolda Sumsel Ungkap Data Karhutla: 369 Hotspot, 31 Titik Api dan 214,6 Hektare Terbakar

    Kapolda Sumsel Ungkap Data Karhutla: 369 Hotspot, 31 Titik Api dan 214,6 Hektare Terbakar

    369 Hotspot Terdeteksi di Sumsel, 31 Titik Api Ditemukan Setelah Verifikasi–

     

    Sebanyak 85 peserta didik Sespim Lemdiklat Polri turun langsung ke Sumatera Selatan untuk mempelajari sekaligus memperkuat strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Kehadiran para peserta didik tersebut merupakan bagian dari Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) dan Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang digelar di wilayah Sumsel, Selasa (9/9/2026).

    Sebanyak 85 Serdik yang terlibat terdiri dari 13 Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36, 64 Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67, dan delapan Serdik SPPK.

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran lapangan. Para Serdik juga diarahkan untuk menggali berbagai persoalan karhutla di Sumsel sekaligus memberikan masukan dan inovasi yang dapat mendukung upaya pencegahan serta penanganan kebakaran.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemadaman ketika api sudah muncul.

    Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, mulai dari edukasi masyarakat, pencegahan, verifikasi hotspot, pemadaman, penegakan hukum hingga rehabilitasi lahan.

    “Penanganan Karhutla tidak cukup hanya pada saat pemadaman. Ada langkah preemtif, preventif, penegakan hukum, hingga rehabilitasi. Semua menjadi satu rangkaian yang tidak terpisahkan,” ujar Sandi.

    Kapolda mengungkapkan, berdasarkan data hingga 8 September 2026, terdapat 369 hotspot yang terdeteksi di Sumatera Selatan.

    Setelah dilakukan verifikasi menggunakan berbagai sarana, termasuk helikopter, drone dan pengecekan langsung oleh tim darat, ditemukan 31 titik api.

    Dari hasil penanganan tersebut, luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 214,6 hektare. Sementara itu, sebanyak 192,5 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.

    Data tersebut menunjukkan pentingnya proses verifikasi setelah munculnya hotspot. Tidak seluruh hotspot otomatis merupakan titik api, sehingga diperlukan pengecekan untuk menentukan langkah penanganan secara tepat.


    85 Serdik Sespim Turun ke Sumsel, Kapolda Dorong Inovasi Penanganan Karhutla–

     

     

  • Ditpolairud Polda Sulut Ucapkan Selamat HUT ke-78 Polisi Wanita

    Ditpolairud Polda Sulut Ucapkan Selamat HUT ke-78 Polisi Wanita

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Polisi Wanita, Ditpolairud Polda Sulawesi Utara bersama staf dan Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada seluruh Polisi Wanita di Indonesia.

    Peringatan yang jatuh pada 1 September 2026 ini menjadi momentum untuk menghargai peran Polisi Wanita dalam mendukung pelayanan kepolisian. Dengan semangat pengabdian, profesionalitas, dan kepedulian, Polisi Wanita terus berkontribusi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” menjadi pengingat bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Peran tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

    Melalui peringatan HUT Polisi Wanita, Ditpolairud Polda Sulut turut mendorong semangat kebersamaan serta apresiasi terhadap dedikasi para Polisi Wanita. Dukungan dari keluarga dan lingkungan kerja menjadi bagian penting dalam menjaga semangat pengabdian.

    Semoga momentum ini menjadi penyemangat bagi seluruh Polisi Wanita untuk terus berkarya, meningkatkan kemampuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selamat HUT ke-78 Polisi Wanita, semoga semakin inspiratif dan membawa dampak positif bagi Indonesia.